You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Santunan 14 Korban Kapal Zuhro Ekspress Disalurkan.
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

10 Ahli Waris Korban Zahro Express akan Diberi Bantuan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali akan menyerahkan santunan terhadap 10 ahli waris korban Kapal Zahro Express yang terbakar di perairan Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Sisanya akan disalurkan pada minggu ini

Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta Jakarta, Hendra Hidayat mengatakan, dari data yang diterima pihaknya, jumlah korban Kapal Zahro Express bertambah dari semula 23 menjadi 24 orang.

"23 korban itu berdasarkan data dari kepolisian. Tapi kita dapat informasi dari BPBD DKI ada satu korban lagi. Totalnya jadi 24 orang," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/1).

Ia mengungkapkan, dari 24 total korban Kapal Zahro Express, baru 14 orang ahli waris di antaranya yang telah diberikan santunan. "Sisanya akan disalurkan pada minggu ini," katanya, Senin (9/1).

Hendra mengungkapkan, santunan yang diberikan kepada keluarga korban berupa uang tunai sebesar Rp 5 juta. Dana tersebut berasal dari Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (Bazis) DKI Jakarta. "Kami berikan uang. Karena ini dana sosial," tuturnya.

Ia menambahkan, bantuan bagi 14 ahli waris korban Kapal Zahro Express telah disalurkan sejak minggu lalu. "Ada satu keluarga yang sampai lima orang menjadi korban," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye22800 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1825 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1170 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1097 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye891 personFakhrizal Fakhri